RSS

PENGINGAT ATAU YG DIINGATKAN?

06 Oct

Dear Sahabats,

“Kita ke gereja ya, dah lama tidak Perjamuan Kudus”
“Kita harus ke gereja karena minggu ini ada Perjamuan Kudus”….

Kupercaya dalam hidup Kekristenan Sahabats pernah mendengar atau bahkan mengatakan kalimat di atas.

Demikian juga diriku. Sadar tidak sadar, aku menempatkan Perjamuan Kudus menjadi hal yang lebih penting daripada aktivitas rohani lainnya. Aku juga menempatkan ibadah yg disertai Perjamuan Kudus-nya lebih penting daripada ibadah minggu lainnya.

Tapi Sahabats, ijinkan aku membawa Sahabats kepada pengandaian ini.

Sebagai professional trainer dan gospel evangelist, seringkali aku harus ke luar kota meninggalkan anak2 dan istriku untuk beberapa hari. Dan sebagai salah satu obat kerinduanku kepada mereka adalah dengan melihat koleksi foto2 mereka di smartphone-ku. Foto2 itu MENGINGATKANKU AKAN mereka.

Ya, sama seperti Perjamuan Kudus. Yesus berkata dengan jelas bahwa semua itu MENGINGATKAN AKAN DIRINYA.
Yesus menjelaskan bahwa roti yg dipecah2kan dan dimakan, MENGINGATKAN AKAN tubuhNya yg dicabik2 dimana melalui bilur2Nya kita beroleh kesembuhan.
Yesus menjelaskan bahwa anggur yg diminum, MENGINGATKAN AKAN darahNya yg tercurah sebagai syarat Perjanjian yg Baru antara Allah dan manusia, dimana melalui darah kurban Anak Domba Allah yg sejati, kita beroleh pengampunan dan penghapusan dosa.

Sahabats, pertanyaan pentingnya adalah MANA YG LEBIH PENTING, pengingatnya atau yg diingatkan melalui pengingat tadi?

Mana yg lebih penting, foto istri dan anak2ku atau istri dan anak2ku?
Mana yg lebih penting, Perjamuan Kudus atau Kristus dan Karya Salibnya yg telah menyelesaikan semuanya bagi kita?

Sahabats ternyata aku SALAH selama ini.

Kita selama ini MENINGGIKAN pengingat BUKAN yg diingatkan melalui pengingat tsb.
Kita terjebak MENINGGIKAN RITUAL Perjamuan Kudus, padahal itu cuma pengingat.

Lalu, saat gejala sakit datang, kita LUPA bahwa melalui persekutuan dengan tubuh Kristus, oleh bilur2Nya aku telah sembuh.

Lalu, saat kita jatuh dalam dosa, kita LUPA bahwa melalui darahNya kita masuk ke dalam Perjanjian Baru dimana dosa kita telah dihapuskan bahkan Firmannya berkata “Bapa tidak akan mengingat lagi akan dosa2 kita”. Malah kita masih sibuk “mengingatkan” Bapa akan dosa kita, sesuatu yg Dia sudah tidak mau ingat2 lagi.

Itu tandanya, kita masih LUPA pada yg penting, YG DIINGATKAN melalui Perjamuan Kudus.

image

Robby Hadisubrata
BSD, 4 Oktober 2015

 
Leave a comment

Posted by on October 6, 2015 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: