RSS

Sebuah TUNTUNAN

11 Jul

Dear Sahabats,

Sebagai pengguna aktif KA Commuter Line, aku baru saja turut mengalami sebuah PERUBAHAN BESAR,
dimana yang semula memakai sistem tiket (secarik kertas) diubah menjadi sistem kartu elektronik.

Kuteringat,
beberapa bulan sebelum sistem baru ini diberlakukan,
SOSIALISASI sudah gencar dilakukan oleh pihak manajemen PT. KAI,
menggunakan spanduk pemberitahuan yang terpampang di setiap sudut stasiun.

Selain itu,
PT. KAI juga mempersiapkan program TUTORIAL (tuntunan) untuk mengajarkan CARA BARU,
yaitu dengan melakukan ujicoba dimana setiap petugas ditugaskan menjadi “TUTOR” (penuntun),
yang bertugas mengajarkan kepada setiap pelanggan bagaimana CARA BARU bertransaksi,
menggunakan kartu elektronik tersebut.

Tentu saja tujuannya tak lain,
agar nanti saat RESMI diberlakukannya sistem kartu elektronik,
semua pengguna sudah MENGERTI CARA BARU dan mampu mempraktekkannya.

 
Hal yang sama kualami,
saat aku mendapat hadiah smartphone Samsung Galaxy Note 2,
sebagai hadiah ulang tahun dari istriku tercinta.

Untuk membantuku memahami cara penggunaannya,
di dalam smartphone tersebut sudah tersedia program TUTORIAL,
yang berisi TUNTUNAN bagaimana menggunakannya.

Dashyat.

Itulah arti dari sebuah TUTORIAL (tuntunan),
sebagai pengenalan, persiapan & latihan SEBELUM diberlakukannya sebuah CARA BARU.

Dashyat.

 

Sahabats yang antusias belajar Kebenaran,

Salah satu KEBINGUNGAN yang seringkali dialami oleh anak-anak Tuhan termasuk diriku dahulu,
adalah apakah Hukum Taurat MASIH BERLAKU di Perjanjian Baru atau tidak?

Banyak hamba Tuhan, bahkan yang besar sekalipun mengajarkan bahwa itu MASIH BERLAKU,
karena berbagai alasan antara lain karena belum semua nubuatan para Nabi telah tergenapi,
dimana dalam tulisanku “Menggenapi Bukan Menghapuskan” sudah kujelaskan,
kesalah-pengertian terhadap ayat tersebut.

Akan tetapi kusadari juga,
itu pemahaman dari DOKTRIN GEREJA yang umum berlaku & dianut oleh banyak Sahabats termasuk diriku,
hingga aku MENGERTI arti Firman ini,

Therefore the law was our TUTOR to bring us to Christ, that we might be justified by faith. But after faith has come, we are NO LONGER under a tutor.
(Galatians 3:24 NKJV, penekanan ditambahkan)

Dashyat.

Sama seperti TUTORIAL pada KA Commuter Line,
yang berfungsi MEMPERSIAPKAN kita untuk menggunakan CARA BARU bertransaksi,
yaitu melalui sistem kartu elektronik,

demikian juga dikatakan tentang HUKUM TAURAT,
yang berfungsi MEMPERSIAPKAN kita untuk CARA BARU Allah dalam berhubungan dengan manusia,
yaitu melalui kedatangan & karya Yesus Sang Juruselamat.

Dan itu berarti,
sama seperti TUTORIAL pada KA Commuter Line,
yang TIDAK PERLU LAGI kugunakan setelah aku MENGERTI CARA BARU,
yaitu menggunakan kartu elektronik,

demikian juga dikatakan tentang HUKUM TAURAT,
yang TIDAK PERLU LAGI kugunakan setelah aku MENGERTI CARA BARU,
yaitu melalui kedatangan & karya Yesus Sang Juruselamat.

Dashyat.

 

Sahabats perhatikan baik,

Mungkin akan timbul pertanyaan di benak Sahabats sama seperti yang timbul di benakku waktu itu,
kenapa perlu ada PERSIAPAN untuk menyambut kedatangan & karya Yesus Sang Juruselamat?

Pertanyaan ini lumayan lama menghiasi perenunganku siang dan malam,
hingga akhirnya seperti biasa Roh Kudus memberitahukan pemahamannya.

Dashyat.

Sedemikian indahnya,
Roh Kudus sekaligus merangkai PUZZLE sebelumnya,
dimana aku sedang mencoba menemukan jawaban atas sebuah pertanyaan,

“Dalam konteks Allah itu KASIH, mengapa Allah menurunkan Hukum Taurat yang KEJAM?”

Berikut jawabannya,

Dalam konteks Allah itu KASIH,
hukum Taurat diturunkan & diberlakukan Allah,
untuk mempersiapkan manusia beberapa hal penting,

yaitu bahwa,
syarat untuk BERKENAN di hadapan Allah yakni dengan kewajiban memenuhi SELURUH hukum Taurat,
adalah sedemikian SULIT untuk dipenuhi manusia.

Seberapa keras-pun upaya manusia untuk tidak berdosa & menjadi BERKENAN di hadapan Allah,
PASTI menemui KEGAGALAN.

Oleh karenanya,
pada akhirnya manusia membutuhkan CARA BARU untuk bisa BERKENAN di hadapan Allah,
yaitu melalui PENGORBANAN Yesus Sang Juruselamat,
yang menjadi KURBAN untuk MENEBUS dosa manusia & mendamaikan manusia dengan Allah.

Maka disadari,
perlunya CARA BARU ini di-sosialisasikan, diajarkan & dipahami oleh bangsa Israel SEBELUM Yesus datang,
yakni dengan memperkenalkan & mensosialisasikan konsep perlunya sebuah KURBAN SEJATI,
sebagai SATU-SATUNYA CARA untuk bisa menebus DOSA manusia & mendamaikan manusia dengan Allah.

Dan,
sebelum kedatangan KURBAN SEJATI (Yesus Kristus),
manusia dipersiapkan & dilatih menggunakan KURBAN SEMU,
yakni melalui persembahan berbagai binatang yang tidak bercacat setiap kali manusia berdosa.

Itulah sebabnya,
kurban dalam Perjanjian Lama sifatnya hanya SEMENTARA,
hanya berlaku untuk sementara waktu & setiap beberapa waktu ke depan harus diulang lagi.

Dashyat.
 

Ya,
kini kumengerti hubungan antara hukum Taurat yang KEJAM dengan Allah itu KASIH,
kini kumengerti alasan & tujuan hukum Taurat diturunkan & diberlakukan,
yaitu sebagai sebuah TUNTUNAN untuk mempersiapkan kedatangan Yesus Sang Juruselamat.

Ya,
kini kumengerti juga kenapa hukum Taurat TIDAK BERLAKU LAGI,
setelah kedatangan Yesus Sang Juruselamat.

Dashyat.

 

Sahabats dengarkan baik,

Kesalahan orang-orang Farisi dan kebanyakan anak-anak Tuhan sekarang adalah,
tidak menyadari bahwa hukum Taurat hanyalah SEBUAH TUNTUNAN yang mempersiapkan kedatangan Yesus,
tidak menyadari konsep JURUSELAMAT yang telah disiapkan Allah untuk kita sebagai SATU-SATUNYA CARA,
dan malahan tetap berupaya untuk mendapatkan PERKENANAN dari Allah dengan UPAYA SENDIRI.

Kita terjebak untuk mendapatkan PERKENANAN dari Allah,
maka kita harus rajin ke gereja, rajin saat teduh, taat persepuluhan, rajin memberi, rajin berbuat baik, mengaku dosa dll.

Itu sama seperti kita MEMBERLAKUKAN lagi hukum Taurat,
dan kita tahu semua pada akhirnya kita PASTI GAGAL.

itu juga sama seperti kita berpendapat bahwa,
apa yang Yesus lakukan BELUM CUKUP untuk mendapatkan perkenanan Allah,
sehingga kita PERLU MENAMBAHKAN-nya lagi dengan berbagai UPAYA SENDIRI.

Lebih parahnya,
jika kita MERASA PUAS, sudah CUKUP KUDUS sehingga yakin TELAH memperoleh perkenanan dari Allah,
padahal KENYATAANNYA kita MASIH JAUH dari standar perkenanan Allah.

Itulah sebabnya,
Yesus menjuluki orang-orang Farisi & ahli-ahli Taurat saat itu,
dengan istilah HIPOKRIT.

Dashyat.

Dan lagi,
jika sudah ada KURBAN SEJATI, untuk apa kita terus melakukan KURBAN SEMU lagi?

Padahal,

By that will we have been SANCTIFIED through the offering of the body of Jesus Christ ONCE FOR ALL.
(Hebrews 10:10 NKJV, penekanan ditambahkan)

Dan,

But this Man, after He had offered ONE SACRIFICE for sins FOREVER, sat down at the right hand of God, from that time waiting till His enemies are made His footstool. For by ONE OFFERING He has perfected FOREVER those who are being sanctified.
(Hebrews 10:12-14 NKJV, penekanan ditambahkan)

Ya,
ternyata apa yang telah Yesus lakukan SUDAH CUKUP bahkan SUDAH LEBIH DARI CUKUP,
dan aku tidak perlu MENAMBAHKAN-nya lagi dengan berbagai UPAYA-ku sendiri.

Ya,
hanya oleh SATU KALI PERSEMBAHAN dari KURBAN SEJATI,
aku telah BERKENAN kepada Allah SELAMANYA.

Dashyat.

Ya,
sungguh ternyata Allah itu KASIH.

Sedemikian besar KASIH Allah kepada manusia,
sehingga kita TIDAK PERLU lagi berupaya keras melakukan seluruh hukum Taurat,
untuk mendapatkan PERKENANAN-Nya,
melainkan hanya tinggal mengakui & menerima karya Yesus Sang Juruselamat di kayu salib.

Dan,
bukankah itu sebuah KABAR BAIK bahkan KABAR YANG TERLALU BAIK buat kita?

Dashyat.

 

Akhirnya Sahabats,

Kini kusadari KEBENARAN dan itu telah MEMBEBASKAN-ku,
dari berbagai sikap & tindakan yang walaupun didasarkan NIAT BAIK,
tapi sesungguhnya SALAH.

Kusadari ternyata,
BAIK belum tentu BENAR.

Dashyat.

You have become ESTRANGED (lepas) from Christ, you who attempt to be justified (dibenarkan) by LAW; you have FALLEN from GRACE.
(Galatians 5:4 NKJV, penekanan & penjelasan ditambahkan)

Ternyata,
jika aku sungguh-sungguh MAU menghormati karya Yesus di Salib,
jika aku sungguh-sungguh MAU menghormati apa yang Yesus TELAH lakukan,
maka seharusnya aku TIDAK LAGI mengikatkan diriku pada Hukum Taurat,

karena itu hanyalah,

sebuah TUNTUNAN.

BSD, 11 Juli 2013

Robby Hadisubrata
http://www.kepalabukanekor.com

 
Leave a comment

Posted by on July 11, 2013 in Christians

 

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: