RSS

Sikap Yang TIDAK LAYAK

30 May

Dear Sahabats,

Semoga tulisan ini menjumpai Sahabats dalam kondisi sehat,
penuh sukacita & damai dari Roh Kudus.
 
Pernahkah Sahabats merenungkan,

jika oleh bilur-bilurNya, kita anak-anak Tuhan TELAH SEMBUH,
kenapa masih ada anak-anak Tuhan yang LEMAH, SAKIT,
bahkan akhirnya MENINGGAL karenanya?

Mungkin jawaban yang TERLINTAS CEPAT dalam pikiran Sahabats,
karena ada DOSA di dalam orang tersebut.

Itu yang mengakibatkan anak-anak Tuhan LEMAH, SAKIT & MENINGGAL karenanya.

Tapi benarkah demikian?

Bukankah orang-orang yang DISEMBUHKAN Yesus saat itu,
adalah orang-orang yang BERDOSA bahkan PENUH DOSA?

Dashyat.

 
Sahabats perhatikan baik,

For he who EATS and DRINKS in UNWORTHY MANNER eats and drinks judgement to himself, not discerning the Lord’s body.
For THIS REASON many (banyak) are WEAK and SICK among you, and many SLEEP (meninggal).
(1 Corinthians 11:29-30 NKJV, penekanan & penjelasan ditambahkan)

Dashyat.

Ayat ini dituliskan Paulus kepada Jemaat di Korintus,
artinya ayat ini dituliskan kepada PENGIKUT Kristus, bukan kepada penduduk Israel.

Artinya,
menurut Paulus ada BANYAK (bukan sedikit) pengikut Kristus di Korintus,
yang mengalami kondisi LEMAH, SAKIT & MENINGGAL karenanya.

Dashyat.
 

Perhatikan juga,

“For THIS REASON …(tunggal bukan jamak)”

Penyebabnya menurut Paulus hanya ada SATU ALASAN bukan BEBERAPA,
yaitu karena Sikap Yang TIDAK LAYAK saat menerima Perjamuan Kudus.

Ya,
ternyata bukanlah DOSA,
melainkan Sikap Yang TIDAK LAYAK dalam menyambut Perjamuan Kudus,
adalah SATU-SATUNYA alasan mengapa banyak pengikut Kristus,
yang mengalami kondisi LEMAH, SAKIT & MENINGGAL karenanya.

Dashyat.
 

Sahabats dengar baik,

SIKAP yang tidak layak berbeda dengan KONDISI yang tidak layak,
dimana gereja seringkali lebih FOKUS kepada KONDISI yang tidak layak seperti,

jika KONDISI anak dibawah 12 tahun maka TIDAK LAYAK menerima Perjamuan Kudus,
jika KONDISI belum LAHIR BARU maka TIDAK LAYAK menerima Perjamuan Kudus,

bahkan ada denominasi gereja yang mengajarkan,
jika kondisi sedang BERDOSA, maka TIDAK LAYAK menerima Perjamuan Kudus,
sehingga perlu mengaku dosa terlebih dahulu.

Gereja seringkali salah,
bukannya berfokus kepada Sikap Yang TIDAK LAYAK (Unworthy Manner),
malahan berfokus kepada ORANG yang tidak layak (Unworthy People).

Dashyat.
 
Dan,
jarang ada gereja yang ber-FOKUS kepada Sikap Yang TIDAK LAYAK,
yakni bagaimana SIKAP kita saat menerima Perjamuan Kudus,
apakah ini hanya sebagai RUTINITAS belaka dalam beribadah,
ataukah kita sungguh-sungguh MENYADARI, MEMAHAMI & MENGHARGAI Perjamuan Kudus?

Dashyat.
 

Sahabats simak baik,

who Himself bore OUR SINS in His own BODY on the tree, that we, having died to sins, might live for RIGHTEOUSNESS – by whose STRIPES you were HEALED.
(1 Peter 2:24 NKJV, penekanan ditambahkan)

Ya,
saat kita berbicara makna TUBUH dari Yesus Kristus,
ada 2 makna yang perlu kita mengerti.

Pertama,
bahwa seluruh DOSA kita ditimpakan kepada TUBUH-Nya di kayu salib,
sehingga kita TIDAK LAGI berdosa & dijadikan KUDUS & LAYAK dihadapan Bapa.

Kedua,
bahwa melalui TUBUH-Nya yang dipecah-pecahkan oleh cambuk,
melalui BILUR-BILUR-Nya kita telah DISEMBUHKAN.

Oleh karenanya,

And He took BREAD, gave thanks and BROKE (pecah-pecahkan) it, and gave it to them, saying, “This is My BODY which is GIVEN for you; do this in remembrance of Me.”
(Luke 22:19 NKJV, penekanan & penjelasan ditambahkan)

Ya,
saat kita menerima ROTI dalam Perjamuan Kudus,
yang kita PECAH-PECAHKAN lalu kemudian kita memakannya,
sesungguhnya kita sedang MENGHARGAI karyaNya di kayu salib,
yang telah MENGUDUSKAN, MELAYAKKAN & MENYEMBUHKAN kita.

 
Selanjutnya,

Likewise He also took the CUP after supper, saying, “This CUP is the NEW COVENANT in My BLOOD, which is shed for you.
(Luke 22:20 NKJV, penekanan ditambahkan)

Ya,
saat kita meminum cawan berisi ANGGUR dalam Perjamuan Kudus,
sesungguhnya kita sedang MENGHARGAI karyaNya di kayu salib,
yang telah MEMBEBASKAN kita dari Perjanjian Lama dengan segala KEWAJIBAN & HUKUM-Nya,
dan MASUK dalam Perjanjian Baru dengan segala ANUGERAH-Nya.

Dan saat kita MENYADARI, MEMAHAMI & MENGHARGAI ini,
maka SIKAP kita telah LAYAK untuk menerima Perjamuan Kudus,
yang akan membawa kita kepada KESEMBUHAN bagi yang sakit,
KEKUDUSAN bagi yang berdosa & kehidupan penuh ANUGERAH dalam Perjanjian Baru.

Kita tidak akan lagi berada dalam kondisi,
LEMAH, SAKIT & MENINGGAL karenanya.

Dashyat.

 
Akhirnya Sahabats,

And Elisha sent a messenger to him, saying, “Go and wash in the Jordan seven times, and your flesh shall be restored to you, and you shall be clean.”
But Naaman became FURIOUS, and went away and said, “Indeed, I said to myself, ‘He will surely come out to me, and stand and call on the name of the Lord his God, and wave his hand over the place, and HEAL the leprosy.’
(2 Kings 5:10-11 NKJV, penekanan ditambahkan)

Kisah Naaman patut kita pelajari bersama,
karena semula Naaman ber-SIKAP yang TIDAK LAYAK,
dengan TIDAK MENGHARGAI perintah Nabi Elisa,
untuk mandi di sungai Yordan sebanyak 7 kali demi kesembuhannya.

Untung pada akhirnya Naaman melakukan perintah tersebut,
dan dirinya pun SEMBUH.

Lalu,
seberapakah kita menilai ROTI Perjamuan Kudus sebagai OBAT yang ampuh bagi yang sakit,
DIBANDINGKAN dengan berbagai obat, operasi, terapi dari dokter?

Lebih RENDAH atau lebih TINGGI?

Dashyat.

Menurutku Sahabats inilah saatnya,
kita mulai menghargai KARYA YESUS di kayu salib,
dengan memberi nilai yang SANGAT TINGGI kepada Perjamuan Kudus,
yang akan membebaskan kita dari kondisi LEMAH, SAKIT & MENINGGAL karenanya,

dan tidak lagi memiliki,

Sikap Yang TIDAK LAYAK.

BSD, 3 April 2012
Robby Hadisubrata

 
Leave a comment

Posted by on May 30, 2013 in Christians

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: