RSS

Membatasi KUASA

28 Apr

Dear Sahabats,

Ijinkan aku memulai tulisan ini dengan menyatakan bahwa,

“Sesungguhnya Allah itu MAHAKUASA.”

Kupercaya semua Sahabats setuju dengan pernyataan tersebut diatas.

Tapi,
tahukah Sahabats bahwa di dalam ke-MAHAKUASA-anNya,
kuasa Allah itu TERBATAS ?

Dashyat.
 

Semula aku juga tidak percaya akan Kebenaran ini,
masa Allah yang MAHAKUASA ternyata memiliki kuasa yang TERBATAS?

Wajar jika kemudian timbul pertanyaan,
siapa yang MAMPU membatasi kuasa Allah?

Jawabannya,
TIDAK ADA, …..kecuali Allah sendiri.

Dashyat.

 

Sahabats perhatikan baik,

I will worship toward Your holy temple, and praise Your name for Your lovingkindness and Your truth;
For You have MAGNIFIED Your WORD above all Your name.
(Psalms 138:2 NKJV, penekanan ditambahkan)

Dalam ayat ini dikatakan jelas,
bahwa Allah telah MENINGGIKAN FirmanNya diatas namaNya sendiri.

Itu berarti,
Allah TIDAK AKAN melanggar apa yang telah Ia ucapkan,
Allah TIDAK AKAN melanggar FirmanNya sendiri.

Jadi dapat kusimpulkan,
hanya melalui FirmanNya-lah Allah telah MEMBATASI kuasaNya sendiri.

Dashyat.

 

Sahabats simak baik,

Ijinkan aku mengambil salah satu contoh,
dimana Allah telah MEMBATASI kuasaNya dengan cara MENDELEGASIKAN-nya kepada manusia.

“And He said to them, “GO into all the world and PREACH the gospel to every creature. He who BELIEVES and is baptized will be saved; but he who does not believe will be condemned.
(Mark 16:15-16, NKJV, penekanan ditambahkan)

Dashyat.

Sesaat sebelum Yesus naik ke Sorga,
Yesus memberi TUGAS kepada murid-muridNya.

Dan bukan hanya TUGAS yang Yesus berikan kepada para murid,
melainkan Yesus juga memberikan KUASA.

And these SIGNS will follow those who BELIEVE: In My name they will cast out demons; they will speak with new tongues; they will take up serpents; and if they drink anything deadly, it will by no means hurt them; they will lay hands on the sick, and they will recover.”
(Mark 16:17-18, NKJV, penekanan ditambahkan)

Dashyat.

Kita diberi KUASA untuk mengusir setan dalam namaNya.
Kita diberi KUASA untuk berbahasa lidah.
Kita diberi KUASA untuk mengalahkan tipu muslihat iblis.
Kita diberi KUASA untuk tetap hidup & sehat walau minum/makan racun.
Kita diberi KUASA untuk menyembuhkan yang sakit.

Kita TELAH diberi (baca: didelegasikan) TUGAS & KUASA,
tepat sebelum Yesus naik ke Sorga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa,
yang seharusnya tinggal kita PRAKTEKKAN saja.

Dan itu berarti,
bahwa semenjak peristiwa itu “aturan main”-nya telah DIUBAH Allah.

Dahulu Yesus-lah yang melakukan berbagai tugas & mempraktekkan kuasa di bumi,
kini tugas itu telah DISERAHKAN kepada kita orang-orang percaya,
dan Allah TIDAK AKAN melanggarnya.

Dashyat.

Ya,
Allah tidak akan BERGERAK SENDIRI melawat seseorang atau bangsa,
Allah tidak akan BERGERAK SENDIRI menyembuhkan orang sakit,
Allah tidak akan BERGERAK SENDIRI mengusir roh jahat.

Karena jika demikian,
Allah melanggar FirmanNya sendiri.

Dashyat.

 

Sahabats lihat baik,

Salah satu hal penting yang kudapatkan saat mempelajari FirmanNya,
adalah Kebenaran Firman Tuhan baru akan menjadi KEBENARAN,
saat dibaca & dipelajari sesuai KONTEKS-nya.

Sesungguhnya setelah peristiwa itu ada yang BERUBAH,
dimana setelah peristiwa itu Yesus sudah tidak ada bersama para murid lagi.

Ya,
Setelah peristiwa itu siapapun tidak bisa lagi meminta tolong kepada Yesus,
untuk menyembuhkan, mengusir setan dan lainnya.

Tugas & kuasa itu telah dipindahtangankan kepada kita orang-orang percaya,
dan kini kitalah yang harus MEMPRAKTEKKAN semua,
apa yang Yesus dahulu telah praktekkan.

Tapi kenyataannya kini seringkali kutemukan berbeda,
dimana orang-orang percaya malah sibuk BERDOA kepada Allah,
memohon Allah untuk BERGERAK.

Memohon Allah untuk BERGERAK mengusir setan.
Memohon Allah untuk BERGERAK menyembuhkan yang sakit.
Memohon Allah untuk BERGERAK melawat bangsa agar bertobat.

Bahkan kini terjadi,
orang-orang percaya sibuk berkumpul sampai ratusan bahkan ribuan orang,
berdoa penuh tangisan memohon Allah BERGERAK melawat bangsa Indonesia.

Itu sesuatu yang menurutku TIDAK LAGI sesuai KONTEKS.
Itu sesuatu yang menurutku SIA-SIA.

Dashyat.

 
Dan lagi,
kesan yang kutangkap dari para pendoa ini adalah,
mereka LEBIH MENGASIHI bangsa Indonesia daripada Allah,
sehingga mereka harus berupaya MEMBUJUK (baca: memaksa) Allah,
untuk juga MENGASIHI bangsa Indonesia SAMA seperti mereka.

Dan itu menurutku adalah sebuah PENGHINAAN bagi Allah,
karena sedemikian Allah TELAH mengasihi dunia saat Ia rela mengorbankan AnakNya yang tunggal,
mati berkurban untuk menyelamatkan seluruh manusia.

Dashyat.
 

Dan lagi,
Tahukah engkau bahwa sesudah Yesus berkorban di kayu salib,
Dia menjadi SATU-SATU-nya MEDIATOR SEJATI yang mendamaikan manusia dengan Allah Bapa?

For there is one God and ONE MEDIATOR between God and men, the Man Christ Jesus
(1 Tim 2:5 NKJV, penekanan ditambahkan)

Itu artinya,
saat kita berdoa memohon agar Allah mengampuni & melawat bangsa Indonesia,
sesungguhnya kita sedang bertindak sebagai MEDIATOR seperti Abraham & nabi-nabi PL lakukan,
dan itu adalah suatu PENGHINAAN kepada Yesus Kristus?

Ya,
seakan-akan kita TIDAK MENGAKUI bahwa Yesus adalah SATU-SATU-nya mediator,
seakan-akan kita MENGANGGAP bahwa Yesus telah GAGAL sebagai mediator,
dan kita perlu TURUN TANGAN untuk menyelesaikannya.

Dashyat.

 

Sahabats yang dikasihi Bapa,

Sesungguhnya saat ini kitalah sebagai orang percaya yang harus BERGERAK,
bukan lagi Allah.

Ketidakpahaman inilah jangan-jangan yang membuat TUGAS,
untuk memberitakan Injil & menjadikan semua bangsa murid Yesus,
BELUM TERCAPAI padahal sudah lebih dari 2.000 tahun sejak diberikan.

Ya,
Allah BISA bergerak, tapi Allah TIDAK MAU bergerak,
karena Allah tidak mungkin MELANGGAR FirmanNya sendiri.

Saat TUGAS dan KUASA itu telah didelegasikan kepada orang percaya,
Allah TIDAK LAGI bergerak sendiri.

Doa & isak tangis ratusan, ribuan bahkan jutaan orang percaya,
tidak akan bisa MEMBUJUK Allah untuk MELANGGAR FirmanNya sendiri,
tidak akan bisa MEMBUJUK Allah untuk BERGERAK,
melakukan apa yang TELAH didelegasikanNya kepada orang-orang percaya.

Jadi,
kini Allah tidak bergerak sendiri,
melainkan Allah bergerak MELALUI orang percaya.

Dashyat.

 

Sahabats yang penuh sukacita,

Jika Allah TELAH mendelegasikan tugas & kuasa kepada orang percaya,
apakah sesuai KONTEKS-nya jika seseorang sembuh atau tidak,
tergantung dari apakah Allah MAU menyembuhkan atau tidak?

Tentu TIDAK.

Bukankah jika Allah sudah mendelegasikan tugas & kuasa menyembuhkan itu kepada kita,
itu berarti Allah MAU melihat orang yang sakit jadi sembuh & sehat?

Ya,
Allah selalu MAU bahkan TELAH menyembuhkan setiap kita,
semenjak pengorbanan Yesus di salib.

… by whose stripes you WERE healed.
(1 Pet 2:24b, NKJV, penekanan ditambahkan)

Jadi,
jika seseorang tidak mengalami kesembuhan,
permasalahannya BUKAN-lah pada Allah melainkan pada orang percaya,
yang tidak menumpangkan tangannya atau tidak percaya memiliki kuasa tersebut,
dan akhirnya malah sibuk berdoa memohon Allah bergerak.

Dashyat.
 
Seumpama kita ingin menonton TV di rumah,
dimana stasiun TV TELAH mengalirkan gelombang TV ke setiap rumah,
dan bagian kita adalah MENEKAN TOMBOL untuk menyalakan TV tersebut.

Jadi jika TV kita mati,
tidaklah tepat jika kita pergi ke stasiun TV dan meminta mereka untuk mengalirkan gelombang TV,
padahal penyebabnya adalah kitanya yang TIDAK menekan tombol TV untuk menyalakannya.

Ya,
kini bukan KITA yang sedang MENUNGGU Allah untuk BERGERAK,
melainkan ALLAH yang sedang MENUNGGU kita untuk BERGERAK.

Dashyat.

 

Akhirnya Sahabats,

Kita hidup di dalam Perjanjian yang BARU,
oleh karenanya saat kita mempelajari & melakukan Firman,
harus sesuai dengan KONTEKS-nya.

Cara-cara kita berdoa, mengusir setan & menyembuhkan yang sakit,
TELAH berubah semenjak peristiwa PENDELEGASIAN itu terjadi.

Dan tidak ada lagi,
doamu, permohonanmu, tangisanmu, apapun upayamu,
yang mampu MEMBUJUK Tuhan untuk BERGERAK,
yang mampu MEMBUJUK Tuhan untuk MELANGGAR FirmanNya.

Itu yang kusebut,
Allah telah membatasi KUASA-Nya.

BSD, 4 Oktober 2012
Robby Hadisubrata

 
Leave a comment

Posted by on April 28, 2013 in Christians

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: