RSS

MENGGENAPI, Bukan Meniadakan

10 Apr

Dear Sahabats,

“Do not think that I came to DESTROY the Law or the Prophets. I did not come to destroy but to FULFILL. For assuredly, I say to you, till heaven and earth pass away, one jot or one tittle will by no means pass from the law TILL all is FULFILLED.”
(Matthew 5:17-18, NKJV, penekanan ditambahkan)

Dalam pemahaman umumnya anak-anak Tuhan,
kita meyakini bahwa Hukum Taurat Musa tetap BERLAKU sampai selamanya,
karena Yesus sendiri yang berkata demikian.

Apalagi dipertegas dengan Firman versi Bahasa Indonesia,
yang menerjemahkannya menjadi :

“… satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya TERJADI.” (terjemahan yang lebih mendekati seharusnya “… sebelum semuanya DIGENAPI.”)

Dashyat.

Tapi saat kita perhatikan banyak versi bahasa lainnya,
dan KONTEKS keseluruhan dari Firman tersebut,
kita akan menemukan pemahaman yang BERBEDA.

Yesus datang bukan untuk meniadakan, melainkan untuk MENGGENAPI.
Dan selama itu belum selesai DIGENAPI,
tidak ada satu titik pun ditiadakan dari hukum Taurat.

Bukankah itu berarti,
jika telah DIGENAPI oleh Yesus maka hukum Taurat BOLEH ditiadakan?

Dashyat.

 

Sahabats perhatikan baik,

Apakah hubungannya antara,
diturunkannya hukum Taurat & kedatangan Yesus ke dunia?

Apa latar belakangnya & tujuannya hukum Taurat diturunkan Allah,
dan kenapa hukum Taurat harus DIGENAPI oleh Yesus,
& kapankah PENGGENAPAN itu terjadi?

Ini yang seharusnya kita temukan BENANG MERAH-nya,
sehingga kita tidak SALAH mengartikan Firman Tuhan.

What PURPOSE then does the law serve? It was added because of TRANSGRESSIONS (banyaknya pelanggaran/dosa), TILL (sampai) the SEED should come to whom the promise was made;
(Galatian 3:19a, NKJV, penekanan & penjelasan ditambahkan)

Ya,
ternyata yang melatar belakangi diturunkannya hukum Taurat,
adalah banyaknya DOSA yang dilakukan oleh bangsa Israel.

knowing this: that the law is NOT MADE for RIGHTEOUS person, but FOR the lawless and insubordinate, for the ungodly and for sinners, for the unholy and profane, for murderes of fathers and murderers of mothers, for manslayers, for fornicators, for sodomites, for kidnappers, for liars, for perjurers, and if there is any other thing that is contrary to sound doctrine,
(1 Timothy 1:9-10, NKJV, penekanan ditambahkan)

Hukum Taurat digunakan untuk MEMPERLAMBAT (mengerem) bangsa Israel dari berbuat DOSA.

Dashyat.

Memang,
dari semenjak Adam & Hawa jatuh dalam dosa,
keturunannya semakin banyak jatuh di dalam dosa.

Kejadian Sodom & Gomora pun tidak membuat manusia jera,
bahkan air bah pun tidak mampu menghambat manusia untuk melakukan dosa.

Dengan latar belakang itulah,
Hukum Taurat diturunkan Allah.

Dashyat.
 

Lalu,
ayat tadi juga menjelaskan JANGKA WAKTU dari hukum Taurat itu berlaku,
yakni SAMPAI Juruselamat (the Seed) yang dijanjikan itu datang.

Dashyat.

Kuteringat seorang Hamba Tuhan terkenal pernah menyampaikan argumentasinya,
bahwa BELUM SEMUA nubuatan para Nabi sudah tergenapi,
sehingga hukum Taurat masih tetap berlaku hingga saat ini.

Tapi jika kita pelajari ayatnya berdasarkan konteksnya,
sesungguhnya yang dibahas adalah nubuatan para Nabi TENTANG JURUSELAMAT harus tergenapi dahulu,
barulah setelahnya Hukum Taurat tidak lagi berlaku.

Ayat ini kembali mempertegasnya,

Therefore the law was our TUTOR to bring us to Christ, that we might be justified by faith. But after faith has come, we are NO LONGER under a tutor.
(Galatian 3:24-25, NKJV, penekanan ditambahkan)

Bahwa hukum Taurat hanyalah hukum SEMENTARA yang membimbing kita sampai Juruselamat datang,
dan saat Sang Juruselamat telah datang, hukum Taurat TIDAK BERLAKU lagi.

Dashyat.

 
Selanjutnya,
apa tujuannya Taurat diturunkan?

Now we know that whatever the law says, it says to those who are under the law, that every mouth may be STOPPED, and all the world may BECOME GUILTY before God. Therefore by the deeds of the law NO FLESH will be JUSTIFIED in His sight, for by the law is the knowledge of sin.
(Romans 3:19-20, NKJV, penekanan ditambahkan)

Ternyata,
Taurat diturunkan untuk menyadarkan manusia bahwa tidak ada satupun manusia di dunia,
yang SANGGUP melakukan hukum Taurat untuk DIBENARKAN di hadapan Allah.

Ya,
sedemikian tinggi standar Allah dalam hukum Taurat,
sehingga akhirnya semua mulut TERSUMBAT dan mengaku BERSALAH di hadapan Allah.

Disinilah PUZZLE kenapa Yesus diutus ke dunia,
mulai dapat melengkapinya.

Setelah semua manusia SADAR bahwa segala UPAYA MANUSIA,
untuk DIBENARKAN di hadapan Allah selalu menghasilkan KEGAGALAN,
akhirnya manusia SADAR mereka butuh JURUSELAMAT.

Hanya dengan BERIMAN kepada JURUSELAMAT sajalah,
kita dapat DIBENARKAN di hadapan Allah,
bukan atas UPAYA kita menjalankan hukum Taurat.

Dashyat.

 

Sahabats yang terbuka pikirannya,

Mungkin ada Sahabats yang berkata bahwa Anda sudah tidak melakukan lagi,
semua ritual & aturan dalam hukum Taurat.

Tapi ini juga berbicara tentang MENTALITAS PERBUATAN,
yang masih TERBAWA dari hukum Taurat.

Seringkali kita masih TERJEBAK mencoba MELAKUKAN berbagai UPAYA,
untuk DIBENARKAN & memperoleh PERKENANAN Allah.

Contohnya saat gereja memunculkan tema tahunannya,
“Tahun ini adalah tahun PERKENANAN Allah”,
kemudian kepada jemaat disampaikan syarat-syarat,
apa yang harus DILAKUKAN agar Allah berkenan.

Dan masih banyak lagi.

Saat ini,
sangat besar kemungkinan walaupun sudah tidak menjalankan hukum Taurat,
kita masih TERJEBAK dalam MENTALITAS PERBUATAN.

Kesalahan banyak gereja saat ini juga adalah mengira bahwa hukum Taurat diturunkan,
bertujuan sebagai JALAN agar manusia DIBENARKAN di hadapan Allah.

Sehingga hukum itu seakan kembali DIBERLAKUKAN,
dan semua anak Tuhan berlomba dengan berbagai upaya,
seperti doa, persembahan, menguduskan hari sabat dan lainnya,
untuk DIBENARKAN di hadapan Allah.

Padahal BUKAN ITU tujuannya.

Lalu mereka jadi seperti orang Farisi di zaman itu,
yang merasa dirinya “kudus” & telah berhasil menjalankan hukum Taurat,
dan sibuk mengajarkan sekaligus menghakimi bangsa Israel.

Saat itu Yesus menjuluki mereka “orang MUNAFIK”,
karena sesungguhnya kalaupun mereka lebih kudus dari kita,
mereka tetap TIDAK BISA MEMENUHI standar hukum Taurat,
sesuai dengan yang Allah kehendaki.

For whoever shall keep the WHOLE law, and yet STUMBLE in ONE POINT, he is GUILTY OF ALL.
(James 2:10, NKJV, penekanan ditambahkan)

Ya,
seperti kita sedang berlomba melompat mencapai sasaran setinggi 10 meter.

Mungkin saya melompat paling tinggi diantara peserta lomba lainnya,
tapi tetap saya TIDAK BISA mencapai sasaran setinggi 10 meter tersebut.

Jika dengan mengandalkan UPAYA MANUSIA,
itu sangat TIDAK MUNGKIN dilakukan.

Itu sebabnya Yesus pernah berkata,

For I say to you, that UNLESS your righteousness exceeds the righteousness of the scribes and Pharisees, you will by no means enter the kingdom of heaven.
(Matthew 5:20, NKJV, penekanan ditambahkan)

Kita tahu orang Farisi saat itu adalah orang-orang yang TAAT,
lebih dibandingkan keseluruhan bangsa Israel.

Tentu SULIT untuk mengalahkan mereka,
dan untuk akhirnya bisa masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Oleh karenanya,
kita butuh JURUSELAMAT.

Dashyat.

 

Akhirnya Sahabats,

Kedatangan & pengorbanan Yesus telah membebaskan kita,
bukan hanya dari KUTUK & HUKUMAN hukum Taurat,
melainkan JUGA dari hukum Taurat itu sendiri.

Therefore we CONCLUDE (simpulkan) that a man is JUSTIFIED by FAITH apart from the DEEDS of the LAW.
(Romans 3:28, NKJV, penekanan & penjelasan ditambahkan)

Dan setelah pengorbanan Yesus Sang Juruselamat di kayu salib,
kita TELAH dibenarkan di hadapan Bapa,
BUKAN karena UPAYA kita melakukan hukum Taurat,
melainkan HANYA karena IMAN kepada Yesus Kristus.

Itu Kabar Baik, itu Kabar yang TERLALU Baik,
oleh karenanya itu disebut KASIH KARUNIA (GRACE) Bapa kepada kita.

Dashyat.

You have become ESTRANGED (melepaskan diri) from Christ, you who ATTEMPT to be JUSTIFIED by LAW; you have FALLEN from GRACE.
(Galatians 5:4, NKJV, penekanan & penjelasan ditambahkan)

Ya,
jangan sampai oleh karena KETIDAKTAHUAN kita,
akan GAMBARAN BESAR (big picture) dari keseluruhan puzzle-nya Tuhan,
kita malah kembali mengikatkan diri kepada Hukum Taurat,
dan MELEPASKAN DIRI dari KASIH KARUNIA Bapa melalui Yesus Kristus.

Karena sesungguhnya Yesus datang,
untuk MENGGENAPI, bukan MENIADAKAN.
 
BSD, 10 Oktober 2012
KepalaBukanEkor

 
Leave a comment

Posted by on April 10, 2013 in Christians

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: