RSS

By GRACE Through FAITH, Not WORKS

30 Mar

Dear Sahabats,

Pernahkah engkau bertanya,
kenapa Bapa yang Maha Kasih TIDAK MENYELAMATKAN semua yang terhilang?
kenapa Bapa yang Maha Kuasa TIDAK MENYEMBUHKAN semua yang sakit?
kenapa Bapa yang Maha Kaya TIDAK MEMBERKATI semua yang miskin?

Apakah Bapa TIDAK MAU melakukan semua itu?
Ataukah Bapa TIDAK BISA melakukan semua itu?

Dashyat.

Aku percaya semua Sahabats akan berkata dengan mantap,
Bapa MAMPU melakukan semua itu.

Jika demikian,
berarti masalahnya adalah Bapa TIDAK MAU melakukan semua itu.

Tapi,
benarkah demikian KebenaranNya?

Dashyat.

 

Sahabats yang dipenuhi kasih Bapa,

For BY GRACE you have been saved THROUGH FAITH and that not of yourselves; it is the GIFT of God, not of (your) WORKS, lest anyone should boast.
(Ephesians 2:8-9 NKJV, penekanan & penjelasan ditambahkan)

Ternyata KESELAMATAN-mu,
tidak hanya bergantung pada KASIH KARUNIA (GRACE) Bapa semata,
melainkan ada bagian yang manusia harus lakukan,

dan bagian itu adalah IMAN (FAITH), bukan UPAYA (WORKS).

Dashyat.

Jadi,
semua UPAYA-mu dengan berdoa, berpuasa, menguduskan & melayakkan diri,
TIDAK akan membuat FORMULA-nya bekerja.

Kombinasi yang BENAR dan yang akan membuat FORMULA-nya bekerja,
adalah KASIH KARUNIA dari Bapa ditambah IMAN dari manusia,
bukan UPAYA.

Dashyat.

Dan,
FORMULA-nya tidak bisa dibalik.

Harus ada ketersediaan KASIH KARUNIA Bapa terlebih dahulu,
barulah kita respon dengan IMAN kita.

Dashyat.

 

Sahabats perhatikan baik,

Ijinkan aku mengajak Sahabats merenungkan lebih mendalam,
apa arti dari KETERSEDIAAN KASIH KARUNIA Bapa terlebih dahulu?

For God did not SEND His Son into the world to condemn the world, but that THE WORLD through Him might be SAVED.
(John 3:17 NKJV, penekanan ditambahkan)

Kurang lebih 2.000 tahun yang lalu,
Bapa TELAH MENYEDIAKAN kasih karuniaNya kepada manusia,
dengan mengorbankan anakNya Yesus Kristus yang sangat dikasihiNya di kayu salib,
agar SELURUH manusia tak terkecuali memperoleh KESELAMATAN.

Dashyat.

Itu berarti,
Bapa TELAH SELESAI melakukan bagianNya 2.000 tahun yang lalu.

Masalahnya hanya,
apakah setiap kita TELAH melakukan BAGIAN kita,
yakni menerimanya dengan IMAN?

Dashyat.

Jadi,
secara RADIKAL ijinkan aku mengatakannya,
bahwa yang masuk NERAKA adalah bukan mereka yang telah BERDOSA,
melainkan mereka yang TIDAK BERSEDIA dengan IMAN-nya,
menerima KESELAMATAN yang telah disediakan Bapa melalui Yesus Kristus.

Dashyat.

 

Sahabats yang menginspirasi,

Tahukah engkau bahwa selain KESELAMATAN,
ada HAL LAIN yang Bapa TELAH sediakan melalui karya Yesus Kristus di salib?

who Himself bore our sins in His own body on the tree, that we, having died to sins, might live for righteousness — by whose stripes you WERE HEALED.
(1 Peter 2:24 NKJV, penekanan ditambahkan)

Ternyata,
Bapa TELAH menyediakan KESEMBUHAN melalui karya Yesus Kristus di salib.

Lalu,

For you know the grace of our Lord Jesus Christ, that though He was rich, yet for your sakes He became poor, that you through His poverty might BECOME RICH.
(2 Cor 8:9 NKJV, penekanan ditambahkan)

Ternyata,
Bapa TELAH menyediakan KEKAYAAN melalui karya Yesus Kristus di salib.

Lalu,

And because you are sons, God has sent forth the Spirit of His Son into your hearts, crying out, Abba, Father! Therefore you are NO LONGER a SLAVE but a SON, and if a son, then an HEIR OF GOD (penerima warisan) through Christ.
(Galatians 4:6-7 NKJV, penekanan dan penjelasan ditambahkan)

Dan lebih lagi,
ternyata melalui karya Yesus Kristus di salib,
kita TELAH diangkat menjadi ANAK bukan lagi hamba,
dan oleh karenanya Bapa TELAH menyediakan SELURUH WARISAN bagi kita.

Bahkan,

Blessed be the God and Father of our Lord Jesus Christ, who has BLESSED us with EVERY SPIRITUAL BLESSING in the heavenly places in Christ
(Ephesians 1:3 NKJV, penekanan ditambahkan)

Jadi,
sesungguhnya kita TELAH menerima SELURUH BERKAT dalam ALAM ROH.

Dashyat.

Bagian kita tinggal menerimanya dengan IMAN, bukan UPAYA,
untuk mewujudkannya dalam ALAM NYATA.

Dashyat.

 

Sahabats yang siap mengalami pembaharuan akal budi,

Seringkali kutemukan KESALAHAN anak Tuhan & dulu juga kulakukan sehubungan dengan konteks ini yaitu,
mereka menganggap Bapa BELUM melakukan bagianNya,
mereka menganggap Bapa BELUM menyediakan Kasih KaruniaNya.

Sehingga kita sibuk melakukan berbagai UPAYA,
agar Bapa MAU melakukan bagianNya.

Contoh sederhananya,
adalah tentang KEBANGUNAN ROHANI (REVIVAL) di Indonesia.

Banyak yang meyakini bahwa sekarang,
Bapa TIDAK MAU melawat bangsa Indonesia,
Bapa TIDAK MAU menyelamatkan bangsa Indonesia.

Dan gereja perlu BERUPAYA KERAS,
mengumpulkan ratusan pendoa, ribuan bahkan jutaan untuk berdoa bersama,
agar Bapa BERUBAH PIKIRAN & JADI MAU berpikir seperti kita,
agar Bapa BERUBAH PIKIRAN & JADI MAU melawat Indonesia.

Padahal,

For God SO LOVED the world that He gave His only begotten Son, that whoever believes in Him should not perish but have everlasting life.
(John 3:16 NKJV, penekanan ditambahkan)

Berpikir bahwa kita LEBIH INGIN menyelamatkan Indonesia daripada Bapa,
adalah tanda kita BELUM mengenal Bapa secara mendalam,
adalah tanda KERAGUAN atas ke-MAHA KASIH-an Bapa,
yang TELAH DISELESAIKAN-Nya 2.000 tahun yang lalu.

Dashyat.

 

Sahabats dengarkan baik,

Jika aku baru mendapat informasi bahwa perusahaan berencana akan menaikkan gajiku,
adalah WAJAR jika dalam diriku ada sedikit KERAGUAN,
apakah jadi atau tidak perusahaan melakukannya.

Jika aku akhirnya SUDAH menerima kenaikan gaji seperti yang diinformasikan,
maka otomatis KERAGUAN itu HILANG dari pikiranku.

Inilah yang membedakan antara,
meyakini Bapa SUDAH menyediakan SELURUH-nya melalui Kasih KaruniaNya,
dengan Bapa BELUM menyediakan SELURUH-nya melalui Kasih KaruniaNya.

Banyaknya anak Tuhan yang TIDAK MEMPEROLEH kesembuhan,
adalah karena berpikir bahwa Bapa BELUM menyediakan kesembuhan tersebut,
sehingga muncul KERAGUAN apakah kita AKAN menerima kesembuhan tersebut.

Ada perbedaan yang sangat besar,
antara berupaya MEMPEROLEH apa yang BELUM kita dapatkan,
dengan berupaya MEMPERTAHANKAN apa yang SUDAH kita dapatkan.

Iblis si pencuri itu,
mulai menembakkan panah-panah api TIPU MUSLIHAT yang menimbulkan KERAGUAN dalam dirimu,
bahwa engkau tidak layak menerimanya, bahwa Bapa BELUM bahkan TIDAK MAU menyembuhkanmu.

Dashyat.

Saat kutahu tentang Kebenaran ini,
sudah berjalan kurang lebih 1 tahun aku MENOLAK sakit penyakit yang mencoba datang padaku,
padahal sebelumnya aku mudah sekali terserang sakit penyakit.

Aku terinspirasi hambaNya Andrew Wommack,
yang sudah PULUHAN tahun tidak pernah sakit karena menerapkan prinsip ini.

Sedemikian kuyakini,
bahwa OPSI sakit itu TIDAK ADA lagi,
karena bilur-bilur Yesus TELAH menyembuhkan segala penyakit.

Jadi,
jika gejala sakit datang,
itu hanyalah panah api TIPU MUSLIHAT yang iblis coba lemparkan kepadaku,
dan dengan PERISAI IMAN kutangkis semua panah api itu.

Dashyat.

 

Sahabats yang penuh iman,

Kesalahan selanjutnya anak-anak Tuhan adalah mencoba MEMBALIK & MENGACAK formulanya.

IMAN (FAITH) dijadikan UPAYA (WORKS) untuk memperoleh KASIH KARUNIA (GRACE).

Sebuah buku laris dunia berjudul “The Secret” menjelaskan suatu teori,
dimana jika kita menginginkan sesuatu dengan teramat sangat,
maka “alam semesta” akan mendukung untuk mewujudkannya.

Jika kita ingin uang satu milyar rupiah dengan teramat sangat,
tiap hari kita pikirkan & kita rekatkan tulisan satu milyar di dinding,
maka “alam semesta” akan mendukung keinginan kita,
dan akhirnya kita akan mendapatkannya.

Jika boleh jujur,
walaupun tidak sama persis bentuknya,
tapi itu yang banyak dilakukan anak-anak Tuhan sekarang ini.

Jika MAU sembuh, kita harus berpikir, berkata dan bertindak SEMBUH,
maka KESEMBUHAN akhirnya akan datang kepadamu.

Beda tipis,
tapi BUKAN itu KebenaranNya.

Iman bukanlah AKSI kita untuk mendatangkan REAKSI (Kasih Karunia) Bapa,
Iman adalah REAKSI kita atas AKSI (Kasih Karunia) Bapa.

Aku berpikir, berkata dan bertindak SEMBUH,
karena aku YAKIN oleh bilur-bilurNya aku TELAH sembuh.

Beda tipis,
tapi INILAH KebenaranNya.

Dashyat.

Jadi,
bukan apa yang aku inginkan dan dengan IMAN aku coba GERAKKAN Tuhan untuk mengabulkannya,
tapi apa yang Tuhan inginkan dan TELAH lakukan untuk kita, dengan IMAN aku menerimanya.

Itulah sebabnya,
kita tidak bisa MERAMPOK bank dan beriman untuk tidak tertangkap polisi,
karena MERAMPOK tidak ada di dalam Kasih Karunia yang telah Bapa sediakan buat kita.

Dashyat.

 

Sahabats simak baik,

Kesalahan selanjutnya anak Tuhan yang seringkali kutemukan dalam konteks ini adalah,
menganggap Bapa yang MEMEGANG KENDALI atas semuanya.

Saat sakit penyakit datang,
kita mulai introspeksi mencari apa yang salah dalam diri kita,
sehingga Bapa menimpakan sakit penyakit ini pada kita.

Pola pikir yang SALAH ini akan membawa kita pada dua opsi,

Opsi pertama adalah kita bersikap PASRAH/BERSERAH,
jika Bapa mau sembuhkan maka saya pasti sembuh,
jika Bapa tidak mau sembuhkan maka saya pasti tidak sembuh.

Padahal,
yang Bapa sangat inginkan adalah agar kita SEMBUH,
dan itu TELAH dilakukanNya melalui Yesus Kristus 2.000 tahun yang lalu.

Seperti seseorang mati kehausan di pinggir sumur penuh air,
hanya karena dia TIDAK TAHU bahwa sumur itu penuh air,
dan bahwa yang perlu dia lakukan hanyalah menimba dan meminum airnya.

Dashyat.

Opsi kedua adalah kita SIBUK melakukan berbagai UPAYA (WORKS),
berdoa, mengaku dosa, jadi rajin baca Firman, jadi taat memberi persepuluhan, dll
sibuk melayakkan diri di hadapan Bapa & berharap dapat menggerakkan hati Bapa,
untuk menyembuhkan kita.

Padahal,
kunci dari FORMULA tersebut adalah ada BAGIAN yang harus kita lakukan,
dan bagian itu adalah IMAN (FAITH), bukan UPAYA (WORKS).

Dashyat.

 

Sahabats yang penuh iman,

Mungkin muncul pertanyaan di benak Sahabats,
bukankah ada Firman Tuhan berkata bahwa IMAN tanpa PERBUATAN adalah MATI?

But do you want to know, O foolish man, that FAITH without WORKS is DEAD?
(James 2:20 NKJV, penekanan ditambahkan)

Dashyat.

Sayangnya,
ayat ini seringkali diartikan SALAH.

PERBUATAN (WORKS) yang dimaksud Yakobus disini,
adalah berbeda dengan UPAYA (WORKS) yang kujelaskan diatas.

Arti ayat ini sesungguhnya sangat sederhana,
yakni bahwa apa yang engkau percayai akan terefleksikan dalam perbuatan-mu.

Yakobus sedang berkata,
jika engkau beriman bahwa karya Yesus TELAH menyembuhkanmu,
maka engkau tidak akan terus berkata bahwa engkau MASIH sakit,
lalu berbaring lemah di tempat tidur, minum obat dan minta didoakan.

Ini arti dari yang kau IMANI tidak terefleksikan dalam PERBUATAN-mu,
dan itu sia-sia alias MATI.

Perbuatan-mu yang tidak sejalan dengan imanmu malah MEMATIKAN iman-mu.

Dashyat.

 

Akhirnya Sahabats,

Kini kutahu Kebenaran yang membebaskanku dan kuharap juga membebaskan Sahabats,
dari segala UPAYA (WORKS) yang sia-sia,
yang malah TIDAK MENGHORMATI karya Yesus di salib,
yang malah TIDAK MENGHARGAI Kasih Karunia yang telah disediakan Bapa.

Karena kini kutahu,
FORMULA yang BENAR untuk hidup berkemenangan dalam Perjanjian yang Baru,
yakni,

By GRACE Through FAITH, Not WORKS.

BSD, 18 Desember 2012
KepalaBukanEkor

 
Leave a comment

Posted by on March 30, 2013 in Christians

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: