RSS

Hadiah Atas KESETIAAN

12 Mar

Istri saya langsung berlari keluar dari kamar mandi dan berteriak :

Han (Honey), Aku positif…Aku HAMIL…

Aku melompat dari tempat tidur….,
Kami berdua menangis keras sambil berpelukan.

 

Dear Sahabats,

Ijinkan saya bercerita flashback ke belakang,
tentang apa artinya berjuang dalam kesetiaan kepada Tuhan.

Pernikahan kami dilangsungkan di Juni 2006.
Pesta yang meriah, banyak ucapan syukur dan harapan yang baru.

Saya ingat perjalanan 1 tahun pernikahan kami lebih tepat disebut masa penyesuaian.
Walau kami sama2 anak Tuhan, tapi keributan2 masih sering terjadi karena perbedaan pribadi.

Teringat nasehat seorang hamba Tuhan yang berkata,

“Kini kalian bukan kuning telur dan putih telur lagi,
tapi TELOR DADAR. Tidak ada aku & kamu, melainkan kita.”

Dashyat.

 

Sahabats yang penuh cinta,

Kerinduan terbesar kami sebagai suami istri, tentunya adalah mempunyai anak.
Istriku, adalah termasuk orang yang sangat menyukai anak2,
jadi wajar kalau semua bilang kita sudah sangat siap untuk punya momongan.

Tapi perjalanan tidak semudah itu.
Istri saya divonis dokter memiliki KISTA, dan setelah dikontrol beberapa lama,
diputuskan harus mengikuti PROGRAM untuk hamil.

Saat pertama kali dites, istriku langsung divonis kedua saluran rahimnya TERSUMBAT,
sehingga satu-satunya cara adalah dengan BAYI TABUNG.

Puji Tuhan,
dokternya menyuruh tes kedua kali di tempat yg berbeda.

Saya ingat,
saat istriku melakukan tes, aku menangis di ruang tunggu.

Roh Kudus menghibur dengan menyuruhku melantunkan syair lagu :

Bila kumelihat apa yang Kau buat
Di dalam hidupku ini
Hanya air mata tanda sukacita
Mengalir dihidupku

Kubersyukur….kubersyukur
Atas kebaikanMu Yesus
Kubersyukur….kubersyukur
Atas kasih setiaMu

Puji Tuhan,
sebuah mujizat, hasil tes kedua menyatakan seluruh saluran istriku BAIK-BAIK saja.

Tapi tak lama setelah itu, dokter menyuruh istriku melakukan OPERASI utk membuang kista.
Kita pun melakukan operasi yang menghabiskan biaya belasan juta rupiah saat itu.

Mujizat Tuhan menyertai,
pada hari aku mau bayar biaya operasi yg belasan juta,
pagi harinya tiba2 BCA sms bahwa kredit limit kartu kredit BCA-ku per hari ini DINAIKKAN.
Padahal aku tidak memintanya.

Operasi berjalan lancar,
dan saya ingat kata2 dokternya setelah operasi berhasil,

“80% dari pasien yang telah dioperasi, hamil dalam 3 bulan”

Sungguh, suatu kelegaan yang ada di hatiku.

 

Tapi Sahabats,

3 bulan berjalan, istriku belum juga hamil.
Saat kembali ke dokter, bukan berita yg membahagiakan malahan mengejutkan,
katanya kistanya TUMBUH lagi.

Teringat langsung pada nubuatan seorang pendeta,

“Jangan peduli kata dokter, anakmu 2”

Ya,
Aku LELAH mendengarkan apa kata dunia.

Maka,
Aku memutuskan untuk MENGHENTIKAN semua program.

Kita berjalan saja dalam IMAN.

Setelah itu, kami hanya mengandalkan pertolongan Tuhan.
Lebih banyak doa dan permohonan yang kami panjatkan.
Aku ingat hampir setiap pagi saat berdoa, aku tumpang tangan dan berkata,

“Engkau adalah sperma yg kuat, sperma yg sehat.
Engkau mampu menembus segala rintangan yg ada, apapun itu.
Engkau akan membuahi sel telur yang ada dalam rahim istriku.”

Pernah juga saat doa aku menangis dan bertanya ke Tuhan,
“Apalagi Tuhan yang harus kami perbuat utk diijinkan punya anak?”
dan tiba2 lagu di laptopku yang kuputar secara random mengumandangkan lagu :

Dia mengerti, Dia peduli
Persoalan yang kita hadapi
Dia mengerti, Dia peduli
Persoalan yang kita alami
Namun satu yg Dia minta, agar kita percaya
Sampai mujizat menjadi nyata.

Dashyat.

Ya,
dari 400-an lagu dalam laptopku, Tuhan telah memilih lagu itu untuk menjawabku.

Saya percaya,
Tahun ini juga Tuhan, istriku akan hamil, apapun kata dokter.

Dan akhirnya doa kami terjawab,
beberapa hari sebelum ulang tahun pernikahan ke-3 kami,
istriku test dan hasilnya dia HAMIL.

 

Akhirnya Sahabats,
Sungguh suatu perjuangan penuh isak tangis, penuh kesedihan, pepeperangan melawan keputusasaan,
tapi akhirnya satu yang kami pelajari :

SELALU ADA PENGHARAPAN BERSAMA TUHAN YESUS.

Dia Allah yang hidup.
Dia Allah yang peduli pada kita pribadi lepas pribadi,
Dia Allah yang MENJAWAB DOA.

Haleluya.

 
Bogor 16 Juni 2009
Robby Hadisubrata

 
2 Comments

Posted by on March 12, 2013 in Christians

 

Tags: , , ,

2 responses to “Hadiah Atas KESETIAAN

  1. KepalaBukanEkor

    March 19, 2013 at 4:51 am

    From Tiurida on 2 Des 2011:

    Sungguh menguatkan Pak Robby. Tetap bersukacita dalam pengharapan

     
  2. KepalaBukanEkor

    March 19, 2013 at 4:51 am

    From Martha on 1 Des 2011:

    Dear Pak Robby,

    Terima kasih buat Artikel ini, dikuatkan kembali.

    Gbu

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: